Tukul Arwana

Usai Alami Pendarahan Otak, Begini Kondisi Tukul Arwana

Posted on

Video tentang Tukul Arwana mendadak viral di media sosial.

Video tersebut tidak menggambarkan aktifitasnya saat menjadi presenter, aktor maupun pelawak, melainkan saat menjalani terapi di sebuah ruangan dengan dikelilingi orang-orang terdekatnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya host acara talkshow Empat Mata ini mengalami  pendarahan otak pada 22 September 2021 dan menjalani operasi di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Cawang.

Kondisinya yang sedang tidak berdaya tersebut sebelumnya sempat ditutup-tutupi oleh pihak keluarga. Sehingga nama pemilik celetukan Kembali ke Laptop ini seolah-olah hilang begitu saja dari perhatian publik.

Komunikasi Tukul Arwana Menggunakan Isyarat

Dalam video yang diunggah akun @teteh.cici, Tukul Arwana yang terlihat kurus sedang menjalani terapi dengan dikelilingi orang-orang terdekatnya.

Tim medis saat ini memang sedang fokus memperbaiki asupan gizi Tukul karena selama menjalani pengobatan dia kehilangan banyak berat badan.

Dalam video tersebut terlihat pula momen Tukul saat duduk di kursi goyang, saat dicium oleh anak bungsunya Wahyu Jovan Utama serta saat berolahraga dengan didampingi kedua anaknya.

Video itupun kontan menjadi viral dan banyak komentar netizen yang mendoakan kesembuhan serta harapan agar artis pemilik nama asli Tukul Riyanto tersebut dapat beraktifitas seperti sedia kala.

Pada hari Selasa (11/1/2022) yang lalu, Tukul Arwana sempat dijenguk oleh rekan-rekan artis. Ternyata dia masih mengenali satu persatu orang yang menjenguknya, kecuali saat mereka memakai masker.

“Kalau pas pakai masker, masih suka bingung, ini siapa. Tapi kalau lepas masker sudah langsung paham. Masih mengenali,” terang manager Tukul, Rizki Kimon.

Karena kondisinya yang harus menjalani pengobatan serta harus cukup istirahat, untuk saat ini pihak keluarga masih membatasi kunjungan dari rekan-rekan artis dan dari siapapun yang ingin menjenguk.

“Ya balik lagi, kondisi kita kan memang belum bebas dari pandemi ya. Banyak yang pengin datang ke rumah untuk menengok, cuma dengan ada jadwal fisioterapi beliau dan jam istirahatnya beliau, jadi kami nggak bisa setiap hari ada yang nengok,” terang Kimon.

Manajer Tukul Arwana ini mengungkapkan bahwa terapi yang diberikan selama ini membuat kondisi Tukul berangsur-angsur membaik dan sudah bisa diajak berkomunikasi meski hanya sebatas bahasa isyarat karena memang masih belum bisa berbicara.

“Alhamdulillah berangsur-angsur membaik, jadi memang berkat fisioterapi yang kita jalankan setiap hari, terus fisioterapi di klinik yang seminggu tiga kali kita jalani, alhamdulillah itu berpengaruh, sangat berpengaruh untuk pemulihan Mas Tukul,” kata Kimon  pada Selasa (12/1).

Tidak hanya itu, Tukul Arwana saat ini juga sudah bisa berdiri sendiri setelah menjalani fisioterapi robotik sejak Desember 2021.

“Kalau dulu kan agak susah berdiri, beliau sekarang bisa berdiri dalam arti dia ada kekuatan berdiri, dan untuk berdiri juga tidak seberat dulu,” ujar Kimon.

Begitu juga dengan makan, jika sebelumnya makanan yang dikonsumsi harus diblender terlebih dahulu lalu dimasukkan selang, kini Tukul sudah bisa memakan makanan yang normal.

Detik-detik Tukul Arwana Drop

Jika sebelumnya pihak keluarga merahasiakan kondisi Tukul Arwana, pada 11/1/2022 yang lalu Jovan yang mewakili pihak keluarga mulai mengungkapkan kesehatan ayahnya. Dengan menitikkan air mata dia bercerita saat pertama kali kondisi kesehatan Tukul menurun.

Menurut Jovan, saat itu sikap Tukul berbeda. Biasanya, setiap kali pulang kerja, ayahnya selalu  mencium setidaknya memanggil dirinya. Tapi hari itu Tukul seolah lupa dengan kebiasaannya.

“Abis pulang keliling langsung di rumah, ayah nggak ngomong-ngomong,” cerita Jovan sambil menangis.

“Terus aku langsung kaget, kenapa ayah, terus aku manggil masih tiduran, nggak nyahut-nyahut. Langsung nangis, karena nggak pernah lihat ayah begitu. Nggak biasanya kalau dipanggil, biasanya ayah yang manggil langsung, eh, udah datang di rumah terus ngajak cium, tapi malah kebalik aku,” tambahnya.

Melihat kondisi ayahnya, Jovan pun meminta bantuan Vita, kakaknya untuk memeriksa  kondisi Tukul. Vita semula mengira ayahnya hanya bercanda.

“Aku lagi di rumah, aku lagi tiduran di kamar, ayah di depan TV terus adek aku Zhovan manggil aku. Kok ayah diam aja kayak dibawa sofa itu,” terang Vita.

“Aku pikir hanya bercanda, dia diem aja terus aku bilang ayah kenapa, tapi ayah nggak jawab gitu,” ujarnya.

Selanjutnya Tukul Arwana dibawa ke rumah sakit terdekat. Namun, karena rumah sakit tersebut khusus untuk ibu dan anak, maka terpaksa harus  dipindah.

Dalam kondisi kritis karena Tukul Arwana harus mendapatkan pertolongan secepatnya, tanpa berpikir panjang Jovan berlari ke tengah jalan untuk meminta bantuan polisi. Dengan bantuan polisi itulah komedian ini dapat segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. (*)