Winter AESPA
Winter AESPA

Savage! Winter AESPA Buktikan Tak Lypsinc dengan Skip Partnya di Lagu Dreams Come True

Posted on

Dunia Kpop – Pasca diterpa rumor lakukan live music show dengan lipsync, AESPA kembali jadi sorotan publik. K-Netz baru baru ini dihebohkan dengan aksi Winter AESPA karena melakukan hal tak terduga diatas panggung. Di akhir tahun 2021, Aespa terus mendapat banyak kontroversi karena dugaan lakukan lip-sync dalam beberapa acara awarding akhir tahun dan festival musik di Korea Selatan.

Banyak K-Netz menhujani kritik hingga hujatan pada Aespa yang dinilai kerap kali tampil lip-sync padahal nama Aespa sangat pesat naik sejak awal debut. Banyak netizen mengklaim teori mereka bahwa sejak Aespa debut hingga sekarang, saat live aespa sebenarnya tidak sering menggunakan suara sendiri. Menampik berbagai tudingan lypsinc, sang visual Winter menampilkan hal mengejutkan di panggung.

Sebuah video yang menampilkan Aespa tengah tampil di salah satu musik show menjadi viral di media sosial. Video ini adalah penampilan live Aespa di acara musik Inkigayo pada 9 Januari 2022. Dalam vidio itu Aespa tengah membawakan lagu Dreams Come True yang merupakan lagu terbaru mereka. Di tengah penampilan, Winter sengaja tidak menyanyikan part lagunya saat lagu tersebut akan usai.

Winter aespa seharusnya menyanyikan lirik “kamu harus menjadi milikku“, akan tetapi tiba-tiba, Winter aespa terdiam. Ia malah menatap lurus ke kamera dan tak terlihat bingung seperti orang yang lupa lirik seolah aksinya merupakan kesengajaan. Para penggemar berspekulasi bahwa hal ini adalah jawaban Winter atas banyaknya dugaan lip-sync.

Aksi Skip Part Bernyanyi Winter AESPA dapat Sorotan K-Netz

Aespa
Aespa

Aksi Winter aespa di Inkigayo benar-benar menyita perhatian penggemar dan juga antifans. Para fans menyebut jika aespa selama ini benar-benar melakukan lip-sync, maka bagian lagu “kamu harus menjadi milikku” akan terdengar walaupun Winter tak bersuara.Atas hal ini banyak penggemar akhirnya percaya bahwa Winter aespa memang bukan lupa liriknya, tetapi dia sengaja diam dan skip part miliknya saat tampil.

Penggemar girlgroup jebolan SM Entertainment ini mengklaim bahwa idol gruoup Aespa memang tidak melakukan lipsync seperti klaim para haters. Menurut penggemar artis SM dan Aespa, vokal dan teknik yang dimiliki para member sangat bagus sampai mereka sering disalahartikan lakukan lipsync. Dengan adanya aksi savage dari Winter ini, para penggemar berharap kontroversi lipsync Aespa akan berhenti.

Dilansir dari beberapa sumber, begini komentar dukungan fans atas aksi Winter,

Baca juga:  7 Fakta Menarik Lagu Forever Milik Girl Grup AESPA

Antifans mengklaim bahwa mereka melakukan lipsync hanya karena mereka bernyanyi dengan sangat baik.”

Winter jjang! Dia sendiri mengklaim bahwa grup tersebut tidak melakukan lip-sync”

“Winter melakukannya dengan sengaja. Lihat ekspresi wajahnya.”

“Idola SM pada dasarnya pandai bernyanyi. Saya terus bertanya-tanya mengapa aespa terus lip-sync meskipun suaranya sangat bagus. Ternyata karena mereka bernyanyi dengan sangat baik sehingga saya salah paham.” Dan banyak lagi komentar lainnya.

Terlepas dari banyaknya kontroversi terkait lip-sync group Aespa, keterampilan menyanyi live jebolah SM Ent  tidak main-main dan terkenal bisa bernyanyi. Di tanggal 24 Desember 2021 lalu bahkan SM secara resmi berhasil merilis episode 1 dari seri di Youtube mereka tentang Aespa.

MV “Dreams Come True” adalah proyek “RE:MASTERPIECE” milik S.E.S dengan BoA sebagai sutradara. MV ini berhasil dirilis lebih awal pada 20 Desember 2021. Saat MV ini dirilis, boom! sontak menjadi trending di media sosial sebab visual dan suara para member aespa memang bukan kaleng-kaleng. Para member dengan visual, vocal, dan rap mereka terlihat sangat sempurna dan cantik.

Tak ingin mengecewakan penggemar, para member aespa unjuk aksi dan keciamikan warna vokal mereka yang indah dalam lagu Dreams Come Trues. Karina sang visual berhjasil membuktikan bahwa pun memiliki bakat dalam vokal.

Baca juga:  Kelanjutan Kasus Kris Wu yang Membuat Penggemar Khawatir, Benarkah Terancam Hukuman Mati?

Begitu juga dengan Winter aespa yang menyerang balik para antifans yang pernah mengkritik vokal Aespa palsu saat dalam sebuah MV para member Aespa mampu mencapai nada tinggi tanpa fals.

BoA sebagai sutradara dari proyek musik ini pun merasa terkesan dengan vokal kuat dan nada tinggi Winter. Ningning dan Giselle sebagai main dan second lead rap juga memberikan kemampuan terbaik mereka dalam proyek tersebut.

Ningning berhasil membuat netter terkesima dengan rapnya yang rapi, dan Giselle membuktikan bahwa dia memiliki suara yang jernih walaupun kedudukannya sebagai secong rapper.