nia ramadhani
nia ramadhani

Nia Ramadhani Kembali Jalani Sidang, Nasibnya Akan Diketahui Hari Ini

Posted on

Gosip Artis – Selebgram Nia Ramadhani beserta suaminya Ardi Bakrie dan juga supirnya, Zen Vivanto kembali menjalani sidang yang membahas kasus narkoba-nya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 11 Januari 2022.

Diketahui bahwa nasib mereka akan dijelaskan hari ini karena hakim akan membacakan vonis terkait penyalahgunaan narkoba.

Hal ini seperti yang sudah dijelaskan kemarin oleh Ketua Majelis Hakim.

“Setelah berdiskusi, kami memutuskan Majelis Hakim akan membaca putusan untuk terdakwa Ardi Bakrie, Nia Ramadhani, serta Zen Vivanto pada tanggal 11 Januari 2022.” jelas Ketua Majelis Hakim saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 30 Desember 2021.

Jadwal ini juga tertera di website SIPP Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang memiliki nomor perkara 770/Pid.Sus/2021/PN Jkt Pst.

“Selasa, tanggal 11 Januari 2022. Pembacaan putusan.” begitulah tulisan yang terdapat di halaman website SIPP Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sidang yang dipimpin oleh Muhammad Damis selaku hakim ketua itu dimulai pada pukul 10.00 WIB. Lokasi persidangan adalah di ruang sidang utama Prof. Dr. H. Muhammad Hatta Ali.

Reaksi Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Sebelum Persidangan

Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Jalani Sidang  Lanjutan

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie dilaporkan telah sampai pada jam 10.10 WIB dan dikawal oleh pria yang bertubuh besar ketika berjalan ke ruang sidang.

Pada persidangan kali ini, kedua pasangan tersebut memakai pakaian berwarna putih dan bernuansa hijau.

Ketika ditanyai mengenai kesiapan melewati persidangan, Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani memohon doa dari orang-orang agar proses persidangan berjalan lancar.

Ardi Bakrie mengaku gugup untuk menjalani persidangan tersebut.

“Lihat saja putusannya nanti ya.” kata Nia Ramadhani.

“Saya deg-degan, tetapi saya berserah, tolong doakan ya.” ujar Ardi Bakrie.

Permohonan Pihak Nia Ramadhani Kepada Majelis Hakim Saat Sidang

Wa Ode Nur Zainab selaku kuasa hukum dari Nia Ramadhani melayangkan permohonan agar Majelis Hakim mau mengembalikan HP iPhone yang dipunyai Nia Ramadhani.

Hal ini disampaikan Wa Ode Nur Zainab saat nota pembelaan dari kuasa hukum terdakwa kepada tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang diberikan ketika sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 30 Desember 2021.

“Meminta Jaksa Penuntut Umum mengembalikan HP bermerek iPhone 12 Pro kepada terdakwa kedua, yaitu Ramadhania Ardiansyah Bakrie.” ucap Wa Ode Nur Zainab dalam sidang.

Kemudian, Wa Ode Nur Zainab juga memohon supaya nama baik ketiga kliennya dipulihkan dari perkara ini.

Permohonan itu termasuk memusnahkan barang bukti sabu beserta alat hisap narkoba milik kliennya.

“Meminta agar Jaksa Penuntut Umum memusnahkan narkotika golongan pertama berjenis sabu yang sisa dipakai terdakwa bersama dengan alat hisap narkobanya.” sambung Wa Ode Nur Zainab.

Tidak hanya itu, Wa Ode Nur Nainab juga memohon supaya ketiga tersangka, Nia Ramadhani, Ardi Bakrie beserta Zen Vivanto hanya diberikan tuntutan masa rehabilitasi selama 6 bulan.

Permohonan ini membalas tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang sebelumnya menuntut ketiga orang tersebut untuk menjalani masa rehabilitasi selama 12 bulan.

Putusan Majelis Hakim

Diketahui bahwa sebelumnya, Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, serta sang sopir, Zen Vivanto telah membaca pledoi atau nota pembelaan terkait tuntutan yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum.

Ketiga tersangka mengaku bahwa mereka menyesali perbuatan yang telah dilakukan dan memohon akan keringanan hukuman dari Majelis Hakim ketika saatnya vonis nanti.

Nota Pembelaan tersebut membahas tentang tuntutan 12 bulan atau setahun masa rehabilitasi agar diubah menjadi 6 bulan saja, kemudian tetap direhabilitasi di lokasi yang sama yaitu di Balai Rehabilitasi Fan Campus yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat.

Hal ini dikarenakan dalam tuntutan sebelumnya, ketiga tersangka harus berpindah tempat rehabilitasi ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat yang terletak di CIbubur, Jakarta Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Jaksa Penuntut Umum ternyata memutuskan untuk tetap pada tuntutan meminta Majelis Hakim memberikan hukuman 12 bulan rehabilitasi yang dijalankan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat, Jakarta Timur.

Tuntutan itu tetap dijalankan oleh Jaksa Penuntut Umum karena menilai bahwa mereka tetap bersalah dalam kasus penyalahgunaan narkotika berjenis sabu sebagaimana yang menjadi keterangan perkara.

“Kami tetap pada putusan tuntutan yang telah diberikan sebelumnya, dan juga sudah mempertimbangkan masa rehabilitasi yang dijalankan oleh ketiga terdakwa.” terang salah satu Jaksa Penuntut Umum.

Dengan ini, Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, dan Zen Vivandi harus menerima vonis 1 tahun hukuman penjara.