drakor snowdrop
drakor snowdrop

 Drakor Snowdrop Dituntut Berhenti Tayang, Apa Putusan Pengadilan Sekarang

Posted on

Info Drama – Setelah banyaknya kontroversi yang berhembus di masyarakat akibat tema korean drama satu ini. pada hari Rabu tanggal 29 desember 2021 akhirnya drama seri “Snowdrop” yang dibintangi oleh Jisoo Blackpink dan Jung Hae In ini akhirnya menemukan titik terang solusi dari permasalahan yang menderanya. Drakor Snowdrop yang sempat dituntut berhenti tayang oleh WCD (World Federation Citizens), kini menunggu apa putusan pengadilan yang diamanatkan kepadanya sekarang.

Nasib drama korea yang dirilis oleh JTBC ini sempat mendapat penolakan keras dari sekelompok organisasi masyarakat disana. Mereka memprotes mengenai tema drama tersebut, yang mengangkat kontroversi distorsi sejarah di negara mereka. Bahkan persoalan ini mereka bawa ke ranah hukum, dengan tuntutan pemberhentian tayangan drama tersebut.

“Snowdrop” Dituntut Berhenti Tayang, Apa Putusan Pengadilan Sekarang

Pengadilan Putuskan Drakor Snowdrop Tetap Tayang Sesuai Jadwal | Republika  Online

Seperti dilaporkan oleh sebuah stasiun berita Yonhap News pada hari Rabu tanggal 29-12-2021 tentang nasib drakor Snowdrop. Pengadilan telah mengumumkan nasib kelanjutan drama korea Snowman itu ke depannya. Pengadilan di Distrik Barat Kota Seoul Korea Selatan, telah mengajukan penolakan terhadap permohonan yang diajukan oleh kelompok masyarakat korea WCD (World Citizen’s Declaration) yang meminta agar drama korea tersebut berhenti tayang.

Baca juga:  Sinopsis Forecasting Love and Weather Episode 1, Cerita Perseteruan Ha Kyung dan Si Woo

Tuntutan WCD sebelumnya yang memberikan pernyataan bahwa drama tersebut telah mendukung NSA hingga menyakiti hati para korban dan keluarga korban Gerakan Demokratisasi.

Organisasi masyarakat ini juga mengkhawatirkan akan alur cerita dari drama korea itu, yang mungkin saja akan membawa banyak pengaruh buruk bagi generasi yang belum mengalami era pergerakan sejarah tersebut.

Tidak Ada Hak Organisasi yang dilanggar Snowdrop

Menyinggung beberapa argument tersebut, WCD nampaknya berkeras hati ingin menghentikan penayangan drama korea tersebut. Pada saat proses pengadilan berlangsung, dan setelah mendengarkan argument dan tuntutan dari kelompok masyarakat tersebut, pengadilan mulai menentukan arahnya.

Pengadilan memberikan pernyataan bahwa sulit untuk memberikan fakta bahwa hak-hak organisasi WCD ini telah dilanggar oleh drakor Snowdrop, namun terkecuali apabila isi dan subtansi yang terkandung dalam drama itu langsung merujuk pada organisasi tersebut.

Pengadilan juga merumuskan bahwa apabila memang benar jika drama korea tersebut berdasarkan pada pandangan sejarah yang terdistorsi seperti tuntutan yang diajukan WCD.

Pasti akan sangat sulit sekali untuk menilai bahwa masyarakat yang menerima dan mengalaminya akan mengartikannya secara buruk.

Baca juga:  Pemeran ‘All of Us Are Dead’ Yoon Chan Young Dituduh Melakukan Misoginis

Seperti dituturkan oleh salah satu pertugas pengadilan berikut. “Walaupun ketika drama ini berdasarkan pada pandangan sejarah yang terdistorsi, sama dengan tuntutan kumpulan masyarakat ini. Pasti sangatlah susah mengartikan orang akan menerima nya secara buruk dan membabi buta seperti yang mereka sampaikan” tutur petugas pengadilan Distrik Barat Korea Selatan.

Belum Ada Hukum Terkait Warisan Semangat Perjuangan Demokrasi

Petugas pengadilan Distrik Barat negara Korea Selatan juga menyampaikan keputusan persidangan selanjutnya. Bahwa hingga saat ini belum ada hukum tertulis yang mengaitkan dengan warisan semangat perjuangan demokrasi. Juga hukum agar selalu mengutamakan solidaritas terhadap masyarakat yang menentang kekerasan lintas batas negara.

“Sepertinya belum ada aturan yang menuliskan untuk mengakui keinginan penggugat yang ingin mewariskan semangat perjuangan mereka. Apalagi hukum tertulis yang mengaitkan dengan selalu mengutamakan solidaritas dengan masyarakat yang menentang kekerasan lintas batas negara. Seperti klaim yang diajukan oleh penggugat” ujar petugas pengadilan.

Drakor Snowdrop Tetap tayang seperti biasanya

Pengadilan pun memberikan keterangan lanjutan terkait kasus ini, “Sangat susah untuk menunjukkan bahwa ada hak orang lain yang dilanggar. Terkecuali apabila isi dari kontek drama korea ini secara langsung ditujukan kepada penggugat. Bahkan hak moral dari pengugat pun masih sulit dinilai akan bersentuhan langsung dengan drama korea ini” ujar petugas.

Baca juga:  Adegan Seru Kim Hye Yoon Yang Ingin Membunuh Jisoo Terlihat Mencekam Di Drakor Snowdrop

“Sebaiknya sebagai organisasi yang baik tidak akan mengajukan tuntutan atas nama umum sekehendak hati hanya karena takut hak pribadinya sendiri yang dilanggar” jelas petugas pengadilan mengakhiri pembicaraan mengenai kasus ini. Dari sini, bisa ditarik kesimpulan bahwa drakor Snowdrop akan tetap tayang seperti jadwal yang biasanya.

Netizen menyambut baik keputusan pengadilan dan menyayangkan keputusan organisasi WCD yang terkesan semena – mena mengatas namakan kepentingan umum untuk keinginan pribadi mereka. Netizen berharap tidak ada lagi kejadian serupa di masa depan, Yuk kita sama-sama liat drama koreanya.