Nia Ramadhani

Divonis 1 Tahun Penjara Nia Ramadhani Ajukan Banding, Ini Alasannya

Posted on

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat akhirnya menjatuhkan vonis satu tahun penjara kepada Nia Ramadhani pada hari Selasa (11/1/2022).

Vonis yang sama juga dijatuhkan kepada suaminya Anindra Ardiansyah Bakrie serta sopirnya Zen Vivanto, karena mereka bertiga ditangkap untuk kasus yang sama yaitu penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.

Keputusan Majelis Hakim tersebut lebih berat dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum, karena tuntutan JPU kepada ketiga terdakwa adalah menjalani rehabilitasi medis selama 12 bulan di RSKO Cibubur, Jakarta Timur.

Sebagaimana diketahui, Nia Ramadhani bersama suaminya diamankan di kediamannya yang berada di Jakarta Selatan pada Rabu (7/7/2021) karena penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.

Dalam penangkapan tersebut barang bukti yang diamankan polisi berupa alat isap atau bong serta satu  klip sabu-sabu seberat 0,78 gram.

Alasan Nia Ramadhani Mengonsumsi Sabu-Sabu

Dalam persidangan yang berlangsung di PN Jakarta Pusat, Majelis Hakim membacakan keputusannya.

“Terdakwa 1, 2, dan 3 terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan 1,” kata Ketua Majelis Hakim.

Untuk itu Majelis Hakim memvonis ketiga terdakwa dengan pidanaa kurungan selama satu tahun.

Baca juga:  Hampir Mirip Dua Lipa Gaya Rambut Nia Ramadhani Menarik Perhatian Netizen

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa 1, 2, 3 oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama satu tahun.”

Sementara barang bukti berupa satu alat isap atau bong dan satu klip narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,5653 gram diserahkan kepada negara untuk negara. Barang bukti lain yang juga dirampas untuk negara adalah ponsel Oppo A5S dan iPhone 12 Pro.

Sebelum menjatuhkan vonis, dalam sidang putusan tersebut Hakim juga membacakan keterangan yang disampaikan Nia Ramadhani.

Artis yang memiliki nama lengkap Dania Rianti Ramadhani ini mengaku bahwa dirinya telah mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu sejak bulan April 2021.

Latar belakang yang membuat Nia Ramadhani mengonsumsi sabu-sabu adalah perasaan sedih yang teramat sangat atas kematian ayahnya pada tahun 2014.

Selain itu, perempuan kelahiran 16 April 1990 ini juga merasa terbebani oleh status publik figur yang disandangnya. Dia merasa dituntut untuk menjadi sosok yang sempurna mengingat diri dan keluarganya senantiasa disorot oleh publik.

“Terdakwa merasa sedih dan tidak pernah menceritakan kepada siapa pun atas rasa sedihnya,” papar Hakim Ketua Muhammad Damis.

Setelah mengonsumsi sabu-sabu, Nia mengaku menjadi sosok yang lebih kuat, meski dia juga  menyadari efek yang dirasakan tersebut hanya bersifat sementara.

Baca juga:  Sidang Kedua Nia Ramadhani dan Andi Bakrie, Mereka Tak Banyak Bicara

“Terdakwa teringat kata-kata teman tentang zat metamfetamin dalam sabu bisa membuat orang capek menjadi kuat, dari sedih menjadi ‘happy’,” kata Muhammad Damis.

Ajukan Banding

Mendengar vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim, Nia Ramadhani tidak kuasa membendung jatuhnya air mata.

Mata ibu tiga anak itu bahkan masih tampak memerah ketika meninggalkan ruang sidang HM Hatta Ali PN Jakarta Pusat.

Menanggapi pertanyaan dari wartawan tentang tangis kliennya atas vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim, Kuasa Hukum Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Wa Ode Nur Zainab mengatakan.

“Ya, wajarlah karena mereka ini sebenarnya telah menjalani rehabilitasi, mengikuti apa yang menjadi assesment,” tutur Wa Ode.

Kuasa hukum terdakwa ini juga menyampaikan bahwa hukuman yang dijatuhkan masih belum inkrah, karena kliennya telah mengajukan banding.

“Putusan majelis hakim tadi belum bisa dieksekusi, belum inkrah, sehingga posisi mereka secara hukum tidak bisa dieksekusi saat ini karena masih upaya hukum (banding),” terang Wa Ode seusai sidang.

Ditambahkannya bahwa dirinya selaku Kuasa Hukum Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie menghormati segala keputusan majelis hakim. Namun demikian, sebagai terdakwa kliennya juga berhak mengajukan banding.

Baca juga:  Adu Kaya dan Gaya Istri Sultan! Nagita Slavina VS Nia Ramadhani

Upaya banding dilakukan karena Wa Ode menilai vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim terlalu berat mengingat Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie merupakan korban penyalahgunaan narkoba.

“Pemakaian sudah berulang kali, setidaknya dari April dan ada ketergantungan secara psikis maupun fisik. Jadi, secara UUD wajib direhabilitasi,” ungkap Wa Ode.

Selain itu, Pengacara ini juga menyoroti pernyataan Majelis Hakim dalam persidangan, karena hakim menganggap kasus yang disidangkan bukan penyalahgunaan narkotika yang wajib direhabilitasi.

“Ini menjadi kontradiktif dengan fakta hukum yang justru ada di persidangan,” kata Kuasa Hukum Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie ini. (*)